Connect with us

    Politik

    Anies Baswedan Ungkap 2 Peran Penting Mahasiswa untuk Indonesia

    Published

    on

    Anies Baswedan

    IndoJurnal – Capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengatakan mahasiswa memiliki dua peran penting untuk membantu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

    “Mereka adalah anak-anak muda dan karena kemudaannya mereka punya dua peran, yaitu peran kekinian serta peran masa depan,” kata Anies dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/11/2023).

    Pernyataan Anies tersebut juga disampaikan saat menghadiri acara Diskusi dan Diseminasi Mahasiswa se-Jawa Timur di DBL Arena, Surabaya, Rabu malam (22/11/2023).

    Anies menjelaskan peran kekinian merupakan langkah yang dilaksanakan para mahasiswa di masa sekarang dengan membangun kepekaan dan kekritisan dalam menyikapi setiap persoalan sosial di masyarakat.

    “Mereka ikut dalam menyikapi persoalan-persoalan kemasyarakatan, terlibat memikirkannya, terlibat turun tangan, dan mereka terlibat untuk menyampaikan gagasan. Itu peran kekinian dari mahasiswa,” tambahnya.

    Advertisement

    Dia optimistis jika kepekaan dan kekritisan mahasiswa sudah terasa, maka ke depannya mereka bisa menelurkan peran besar dalam menyusun setiap kebijakan negara yang mengacu pada aspek keadilan dan kesejahteraan rakyat.

    “Maka, merekalah yang nantinya ikut mengurus bangsa ini, republik ini,” kata mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

    Sementara itu, Anies menyebut acara Diskusi dan Diseminasi Mahasiswa se-Jawa Timur merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir.

    “Kami benar-benar bangga dan salut para mahasiswa memilih hadir, peduli, dan mengungkapkan gagasan yang ada di pikirannya. Pemikiran mereka bervariasi dan gagasannya beragam,” kata Anies.

    Oleh karena itu, dia bersama calon wakil presiden Muhaimin Iskandar tak pernah berhenti mengajak para mahasiswa untuk tak takut menyuarakan aspirasi. Sebab, mahasiswa merupakan aset masa depan yang berharga bagi bangsa Indonesia.

    Advertisement

    “Bagi kami, berdialog adalah bangku mencerdaskan yang saling mencerahkan, kami tidak menghindari dialog,” ucap Anies.

    BACA JUGA :  Punya Darah Maluku, Tijjani Reijnders Jadi 'Wakil' Indonesia di Euro 2024

    Sementara itu, Muhaimin Iskandar mengatakan agenda Diskusi dan Diseminasi Mahasiswa se-Jawa Timur merupakan upaya untuk mengakomodasi aspirasi para kaum muda.

    “Tentu agendanya sama, semangat sama, dan tujuannya sama. Kami ketemu ini supaya semua sama-sama itu produktif,” kata Muhaimin.

    Anies Baswedan Janji Bikin ‘Mattoanging Internasional Stadium’ di Makassar

    Sebelumnya, capres Anies Baswedan merespons keinginan para penggemar dan suporter sepak bola atas kehadiran kembali Stadion Mattoangin usai dirubuhkan hingga akhirnya mangkrak di masa Pemerintahan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan.

    “Kami serius ingin membangun stadion di sini, bahkan sudah menyiapkan rancangannya. Kami namakan Mattoanging Internasional Stadium. Dan bukan cuman di Makassar, Insya Allah kami akan bangun 10 stadion besar di kota lainnya di Indonesia,” ucap Anies saat dialog bersama suporter Sepakbola di Gori Artisan Building Makassar pada Sabtu (19/11/2023).

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan, apa masalah besar di Makassar yang dianggap penting, itu adalah tidak tersedianya stadion yang memadai.

    Advertisement

    Ia menceritakan, kejadian tersebut pernah dialami pada 2016 lalu saat ditagih warga Jakarta menyediakan stadion sepakbola, hingga akhirnya Jakarta Internasional Stadium (JIS) selesai dibangun.

    BACA JUGA :  Rivas Manuhutu, Pemain Keturunan Indonesia Dikontrak PSV Eindhoven

    Dan salah satu yang menjadi permintaan warga kala itu, adalah membangun stadion baru yang sudah diruntuhkan, dan dijanjikan oleh gubernur yang silih berganti, tetapi hanya janji kosong, mirip situasinya di sini.

    “Tapi, kita mesti menyelesaikan sengketa, mengundang semua pihak bicarakan dengan baik baik. Insya Allah, setelah tiga tahun, setelah groundbreaking kita sudah bisa menggunakannya, Kapasitasnya (stadion Mattoangin) 40 ribu penonton,” papar Anies sembari menunjukkan desain pembangunan stadion di layar saat dialog tersebut.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bahkan serius turut menandatangani kontrak dengan para suporter PSM sebagai komitmen untuk mewujudkan kelanjutan pembangunan stadion tersebut.

    Kendati demikian, untuk membangun stadion tersebut sesuai harapan bersama, kata dia, membutuhkan tanda tangan dukungan agar bersama pasangannya Muhaimin Iskandar dapat menjadi pemimpin negara ini dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024.

    Advertisement

    “Tetapi, untuk bisa ini berjalan memerlukan tanda tangan, tidak ada tanda tangan tidak bisa jadi. Tanda tangan didapatkan lewat apa, Pilpres. Jadi kalau gitu kita sama-sama bersiap-siap diberikan kami ikhtiarkan stadion itu dibangunkan. Karena, tanpa tanda tangan itu tidak bisa dimasukkan APBN,” papar Anies.

    Baca Berita IndoJurnal di Google News

    Trending