Connect with us

    Gaya Hidup

    Cara Shalat sambil Gendong Anak dan Syaratnya agar Tetap Sah

    Published

    on

    Cara Shalat Sambil Gendong Anak

    IndoJurnal – Para ibu yang sering berdua saja di rumah dengan anak yang masih kecil, perlu tahu cara shalat sambil gendong anak, nih. 

    Memiliki anak adalah suatu anugerah yang membahagiakan, tapi juga dapat menjadi tantangan tersendiri. Bagi seorang ibu, menenangkan anak adalah suatu keharusan.

    Namun, pada saat yang sama, ibu juga perlu waktu untuk melaksanakan ibadah sholat. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara dan syaratnya jika kamu ingin menggendong Si Kecil sambil ibadah.

    Cara shalat sambil gendong anak

    Cara shalat sambil gendong anak sebenarnya telah Rasulullah Muhammad SAW ajarkan, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. 

    Hadis tersebut menceritakan saat Rasulullah menggendong cucunya, Umamah binti Zainah, ketika sedang melaksanakan shalat.

    Advertisement

    Abu Qatadah Al-Anshari RA berkata: 

    “Bahwa Rasulullah SAW dahulu shalat sambil menggendong Umamah – putri Zainab binti Rasulullah SAW dan Abul ‘Ash bin Rabi’ah bin Abdisysyams. Jika Rasulullah sujud, Rasulullah meletakkan Umamah, dan jika dia bangun, dia menggendongnya.”

    Dalam riwayat Ahmad, tertera juga hal serupa. Amru bin Sulaim Az Zuraqiy mendengar Abu Qatadah berkata: 

    “Bahwa Nabi SAW sedang shalat sedangkan Umamah – anak puteri dari Zainab puteri Nabi SAW berada di pundaknya. Jika Beliau ruku, anak itu diletakkan, dan jika bangun dari sujud, diambil lagi dan diletakkan di atas pundaknya.”

    Syarat gendong anak sambil shalat

    Sebenarnya, seorang ibu atau ayah tidak perlu membatalkan shalatnya ketika anaknya menangis. Kamu boleh gendong anak sambil melaksanakan shalat hingga anak menjadi tenang. 

    Advertisement

    Namun, terdapat beberapa syarat yang harus kamu perhatikan:

    1. Kebersihan anak

    Pastikan anak dalam keadaan bersih dari najis ketika akan kamu gendong saat shalat. Jika anak terkena najis seperti air kencing atau kotoran, sebaiknya tidak menggendongnya saat shalat.

    Baca Juga: 7 Gunung Tertinggi di Pulau Jawa, dari Semeru hingga Welirang

    2. Keadaan yang mendesak

    Menggendong anak ketika shalat sebaiknya kamu lakukan hanya dalam keadaan yang benar-benar mendesak. 

    Contohnya, jika anak menangis dengan keras dan mengganggu konsentrasi shalat ibu, atau jika anak bermain-main dengan memanjati tubuh ibu atau ayah.

    Itulah pembahasan mengenai cara shalat sambil gendong anak dan syaratnya. Ternyata, hal ini boleh dalam Islam, asalkan syarat terpenuhi. 

    Advertisement

    Namun, agar lebih khusyu, sebaiknya ajak anak bermain atau berikan mainan yang anak sukai sebelum kamu shalat. Bila perlu, tenangkan anak dengan mendongeng atau bernyanyi untuknya.

    Bila anak tetap ingin terlibat dalam kegiatan shalat kamu, cobalah untuk menjadikan ini sebagai momen untuk mengajarkan shalat pada anak. 

    Perkenalkan anak dengan lingkungan tempat sholat. Lalu biarkan anak mengikuti gerakan shalat dengan mencontoh gerakan secara perlahan. Jangan lupa juga berikan pujian dan hadiah kecil jika anak tenang selama shalat.

    Sumber: Kementerian Agama

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending