Connect with us

    Politik

    Deretan 9 Sponsor Liga Indonesia dari Masa ke Masa

    Published

    on

    Sponsor Liga Indonesia

    IndoJurnal – Liga Indonesia dimulai pada 1994-1995 hasil dari meleburkan kompetisi Perserikatan dengan Liga Sepak Bola Utama alias Galatama.

    Peleburan tersebut tentulah ada sponsor yang silih berganti masuk untuk menggerakkan kompetisi kasta atas sepak bola Indonesia itu.

    Perusahaan rokok masih mendominasi sponsor Liga Indonesia sejak edisi pertama, entah itu produk rokok produksi luar ataupun dalam negeri.

    Terkini, perusahaan BUMN resmi menjadi sponsor sejak Liga 1 2021/22. Perusahaan tersebut bernama Bank Rakyat Indonesia atau yang dikenal sebagai BRI.

    Berikut ini sponsor Liga Indonesia dari masa ke masa

    1. Dunhill

    Pada musim perdana Liga Indonesia, Dunhill menjadi perusahaan rokok yang mensponsori kompetisi bola nasional.

    Advertisement

    Merek rokok asal Inggris itu bahkan sangat terkenal di kalangan publik sepak bola Indonesia, pasalnya kompetisi saat itu mengusung nama Liga Dunhill.

    Dengan nama tersebut, ada kabar Dunhill berani menyuntikkan dana sebesar Rp 4,5 miliar per musim guna memutar kompetisi.

    2. Kansas

    Masa Duhill berakhir pada Liga Indonesia 1996-1997. Ketika itu Kansas, perusahaan rokok dari Amerika Serikat, mengambil alih sebagai sponsor liga.

    Kansas menggusur Dunhill karena berani menyuntikkan dana sebesar Rp 5,35 miliar guna mensponsori kompetisi 1997-1998 dengan titel Liga Kansas.

    BACA JUGA :  Sabun Bayi dan 7 Rekomendasi Terbaik untuk Kulit Halus Si Kecil
    3. Bank Mandiri

    Pada 1998, Liga Indonesia sempat tak mendapat sponsor utama dan titelnya pun menjadi Liga Indonesia saja. Sangat dimaklumi karena saat itulah gejolak reformasi dan krisis ekonomi akrab di telinga kita.

    Advertisement

    Bank Mandiri masuk sebagai sponsor Liga Indonesia pada 1999 dan berlangsung sampai 2004. Titel kompetisi pun berubah menjadi Liga Bank Mandiri atau yang disingkat LBM.

    BACA JUGA: Demi Pendidikan Anak-anak, TNI Sulap Pendopo jadi Taman Baca di Perbatasan Papua
    4. Djarum

    Kontribusi Djarum nyata di sepak bola Indonesia. Perusahaan rokok terbesar di Indonesia itu ikut menyokong terselenggaranya kompetisi sepak bola di Indonesia.

    Djarum juga menjadi brand ternama yang bermain di Liga Indonesia. Djarum menguasai Liga Indonesia dari 2005 hingga 2014 dengan nama Liga Djarum Indonesia dan Indonesia Super League (ISL).

    Sayang kerja sama Djarum dengan PT Liga Indonesia terhenti karena adanya Peraturan Pemerintah tentang pengendalian produk tembakau.

    5. Qatar National Bank (QNB)

    QNB muncul sebagai sponsor kompetisi sebelum adanya dualisme kompetisi dan juga intevensi pemerintah.

    Advertisement

    Kontrak QNB dengan PT Liga Indonesia saat itu berlangsung dari 2015 sampai 2017. Mereka menarik diri karena kekisruhan yang terjadi di sepak bola Indonesia kala itu.

    BACA JUGA :  Berniat Kembalikan KTA PDI Perjuangan, Bobby Nasution Cari Tanggal Cantik
    6. Torabika

    Akhirnya Liga Indonesia jalan lagi pada tahun 2016, setelah hanya turnamen-turnamen saja akibat pembekuan FIFA terhadap PSSI. Liga yang bisa dibilang darurat ini disponsori oleh Torabika dengan titel Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

    BACA JUGA: TGB Ungkap Fakta Soal Pembangunan Jalan di Era Jokowi, Anies Baswedan Kurang Data?
    7. Gojek – Traveloka

    Pada tahun 2017, kompetisi sepak bola Indonesia bergulir dengan nama Liga 1 dan memunculkan dua sponsor apik, Gojek dan Traveloka. Kemudian di 2018, Traveloka mengundurkan diri dan tersisalah Gojek sebagai sponsor utama kompetisi Liga 1.

    8. Shopee

    E-commerce asal Singapura, berani mensponsori kompetisi Liga 1 pada 2019 dan 2020. Sayangnya, kebersamaan Shopee dengan Liga 1 hanya berlangsung full pada 2019. Pada tahun 2020, kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19.

    BACA JUGA: West Bandits Solo Alami Kesulitan Finansial, IBL Terus Berupaya Carikan Solusi
    9. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

    BRI menjadi BUMN kedua setelah Bank Mandiri yang mensponsori kompetisi Liga Indonesia. Datangnya BRI ke Liga 1 tak lepas dari Menteri BUMN, Erick Thohir. Sejak musim 2021/22, nama kompetisi resmi berubah menjadi BRI Liga 1.

    Advertisement

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending