Connect with us

    Politik

    Ganjar Pranowo Ingatkan Pekerja Migran Pentingnya Manajemen Keuangan

    Published

    on

    Ganjar Pranowo

    IndoJurnal – Bakal capres Ganjar Pranowo mendorong pelatihan manajemen keuangan, untuk mendukung para pekerja migran Indonesia (PMI).

    “Pelatihan manajemen keuangan, itu jauh lebih tepat,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Kamis (10/11/2023).

    Ganjar menjelaskan bahwa pelatihan ini akan membantu PMI dalam mengelola pendapatan mereka dengan lebih bijak, termasuk bagaimana membagi uang untuk tabungan, investasi, pengiriman ke keluarga di Indonesia, dan kebutuhan sehari-hari ketika berada di luar negeri.

    Hal itu disampaikan Ganjar saat memberikan pembekalan kepada 1.500 calon pekerja migran Indonesia yang akan ditempatkan di Korea Selatan.

    Dia bercerita pernah berdiskusi langsung dengan pekerja migran saat menjadi gubernur Jawa Tengah. Saat itu, Ganjar menanyakan persiapan apa ketika nanti pulang ke Indonesia.

    Advertisement

    Menurut Ganjar, para pekerja migran banyak yang minat terhadap pelatihan pertanian. Oleh karena itu, Ganjar menilai pelatihan keuangan perlu diberikan kepada mereka.

    Ganjar mengucapkan apresiasi terhadap Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas perlakuan yang baik terhadap PMI. Dia menekankan pentingnya memastikan bahwa PMI yang dikirim ke luar negeri adalah individu yang terampil dan profesional.

    Mantan anggota DPR RI ini berharap bahwa PMI yang terampil akan mencapai kesuksesan dalam pekerjaan mereka di luar negeri dan mampu memberikan kontribusi besar bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan negara.

    BACA JUGA :  Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik 2023 buat Kaum Produktif

    “Bekerja harapan besar untuk diri sendiri, untuk orang tersayang, untuk keluarga. Bekerjalah, dan tunjukkan pekerja migran dari Indonesia itu profesional, bekerja yang optimal, karena kita orang-orang tangguh, dan bisa menunjukkan pada dunia kita mampu, kita bisa,” pesannya.

    Selain itu, Ganjar menuturkan kebutuhan bagi PMI untuk memahami hak dan kewajiban mereka serta melaporkan masalah yang mungkin muncul selama mereka bekerja di luar negeri.

    Advertisement

    Ia menekankan pentingnya kerjasama dengan BP2MI untuk menjaga kesejahteraan dan perlindungan PMI.

    “Sesuatu yang tidak beres laporkan ke BP2MI, laporkan apa pun yang terjadi,” ujarnya.

    Sementara Ketua Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengungkapkan bahwa Ganjar sebagai figur yang telah terbukti peduli pada pekerja migran.

    Ia menyebut Ganjar merupakan salah satu kepala daerah saat itu yang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Pekerja Migran.

    “Pak Ganjar merupakan salah satu kepala daerah yang berani menerbitkan Perda tentang perlindungan pekerja migran Indonesia,” kata Benny.

    Advertisement

    TPN Ganjar-Mahfud Ingatkan Soal Bahaya Sabotase

    Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Presiden, Amarsyah Purba mengajak semua pendukung pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD memastikan tidak adanya sabotase suara saat proses pencoblosan.

    BACA JUGA :  Demokrat Sebut 4 Nama Kandidat Cawapres Prabowo, Ada AHY?

    “Kewajiban kita untuk menjaga suara Mas Ganjar dan Pak Mahfud tidak hilang, baik hilang karena disabotase, maupun hilang dalam perjalanan dari TPS ke KPU setempat,” kata Amarsyah di Jakarta pada Selasa (11/7/2023).

    Ia juga minta para pendukung Ganjar-Mahfud MD, membulatkan tekad untuk meraih kemenangan pada Pilpres 2024. Salah satu yang harus diwaspadai adalah kecurangan.

    “Kita harus kompak, sama-sama kita bertekad, iktikad kita baik, niat kita baik, dikerjakan dengan cara yang baik tapi yang paling utama adalah kerja, kerja, dan kerja,” ujarnya.

    Menurut Amarsyah, pendukung bisa memanfaatkan handphone untuk menyimpan bukti jika menemukan kecurangan saat Pilpres. Dia mengatakan, kecurangan bisa dilawan dengan membangun kekompakan.

    “Jadi, sekali lagi, yang penting itu adalah membangun kekompakan, menjalin informasi, jangan bekerja sendirian,” kata Amarsyah.

    Advertisement
    Baca Berita IndoJurnal di Google News

    Trending