Connect with us

    Berita

    Komentator Salah Sebut Nama, Bruno Casimir Langsung Naik Pitam!

    Published

    on

    Bruno Casimir

    IndoJurnal – Kontroversi kembali menyeret nama mantan pesepak bola Liga 3, Bruno Casimir. Ia kedapatan melakukan aksi tak terpuji saat tampil di lapangan.

    Pemain berusia 36 tahun yang kini berseragam PS Siak itu bahkan sampai melontarkan emosi dengan memaki perangkat pertandingan.

    Dikutip dari unggahan akun @transferliga2 di Instagram pada Jumat, 28 Juli. Bruno Casimir tertangkap kamera memaki dengan kata kasar pada komentator di pinggir lapangan.

    “Saya Bruno, an***g nama saya Bruno, go***k,” kata sang pemain.

    Dalam situasi jelang laga tarkam itu, Bruno juga sempat menghampiri dan menunjuk sang komentator di tribun dengan penuh amarah.

    Advertisement

    Dari keterangan yang dimuat, diketahui bahwa amarah Bruno Casimir memuncak karena sang komentator memanggilnya dengan sebutan lain.

    “Komentator salah sebut nama, pemain naturalisasi Bruno Casimir datangi komentator dan marah-marah,” tulis keterangan akun tersebut.

    Dalam video yang diunggah, sang komentator juga terdengar memberikan pembelaan atas amarah yang dilontarkan Bruno. Sang wasit mengaku hanya membacakan susunan daftar pemain yang diterimanya.

    BACA JUGA :  Mau Cek Garansi HP Xiaomi, Begini Cara Lihatnya!

    Wait. Anda bicara yang baik. Saya hanya membaca line up yang diberikan,” ujar sang komentator.

    Kontroversi dari Bruno Casimir

    Aksi tak terpuji ini bukan kali pertama menyeret nama Bruno Casimir yang juga eks pemain Arema FC era 2008. Di tahun 2022 pemain asal Kamerun ini juga sempat melakukan aksi tak terpuji di lapangan.

    Advertisement

    Saat laga PS Biak vs Serpong City FC, Bruno Casimir dianggap melakukan kecurangan hingga menjadi sorotan pecinta sepak bola.

    Ketika itu ia yang menjadi bek PS Siak malah membiarkan pemain Serpong City merebut bola dan akhirnya mencetak gol.

    Saat kejadian, Bruno Casimir yang berdiri sebagai orang terakhir PS Siak di garis pertahanan seolah membiarkan pergerakan lawan dan tidak mengontrol bola.

    Ia malah berjalan ke arah berlawanan hingga di akhir laga dimenangkan oleh Serpong City dengan skor 4-1. Karena aksinya itu, Bruno bahkan sampai harus menjalani penyelidikan oleh Komdis PSSI.

    Bruno Casimir kini menjadi salah satu pemain veteran yang masih aktif bermain di sepak bola Indonesia. Sebelum bermain di Indonesia, dia memulai kariernya di Kamerun.

    Advertisement

    Pada awal 2000-an bermain untuk tim Kamerun, Sable FC de Batie. Setelah itu, ia hijrah ke Belgia dan memperkuat Beerschot AC pada 2003.

    BACA JUGA :  Pelantikan Pengurus PSSI, Erick Thohir Bicara Soal Prestasi
    Baca Juga: Thomas Doll ‘Curhat’ Terkait Perkembangan Pilar Asing Persija

    Hanya satu tahun di Belgia, Bruno pulang ke Kamerun untuk membela Canon Yaounde. Dia menghabiskan tiga musim bermain di sana.

    Lalu pada 2007, perjalanan Bruno di sepak bola Indonesia dimulai saat direkrut oleh Arema. Sejak saat itu dia menghabiskan kariernya di Indonesia.

    Selain Arema, beberapa klub Indonesia yang pernah menggunakan jasa Bruno Casimir antara lain Persita Tangerang, Persidafon Dafonsoro, Persiba Bantul, PSS Sleman, Persibangga Purbalingga, Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Persis Solo.

    Pada awal 2021, Casimir sempat merapat ke Persipa Pati. Namun, kiprahnya di sana tak berlangsung lama sebelum akhirnya pindah ke PS Siak pada November 2021.

    Advertisement
    Sumber: Berbagai Sumber

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending