Connect with us

    Politik

    Luciano Leandro dan 2 Bintang Persija yang Bersinar dengan Nomor Punggung 10

    Published

    on

    Bintang Persija

    IndoJurnal – Tidak banyak pemain Persija yang menggunakan nomor 10 dan menjadi bintang. Tercatat ada tiga pemain berpengaruh di Macan Kemayoran dengan nomor tersebut.

    Nomor 10 diidentikan sebagai nomor sakral dalam sepak bola. Tidak sembarang orang mengenakan nomor tersebut di dalam satu tim sepak bola.

    Sebut saja Pele, Maradona, Francesco Totti, hingga Alessandro Del Piero mengenakan nomor sakral tersebut. Semuanya adalah pemain berpengaruh di timnya masing-masing.

    Namun di Persija, IndoJurnal mencatat hanya ada dua pemain berpengaruh yang mengenakan nomor 10. Ketiga pemain tersebut tidak bermain di masa modern, melainkan di masa kompetisi Perserikatan.

    BACA JUGA: Wow! Aktor Ganteng Korea ini Jadi Inspirasi Dibalik Nama Asli Jennie BLACKPINK

    Siapa saja mereka?

    Advertisement

    Berikut ini pemain Persija Jakarta yang bersinar dengan nomor punggung 10:

    1. Surya Lesmana

    Liem Soey Liang atau Surya Lesmana adalah bek Persija era 19960an. Generasi sekarang pasti banyak yang bingung, kok buka Soetjipto Soentoro yang pake nomor 10?

    BACA JUGA :  Pemain Brasil Ini Follow Persija, Bakal Perkuat Macan Kemayoran?

    Ya, Surya ada pengguna nomor 10 di era tersebut. Sumbangsihnya kepada Persija sangat besar. Pemain asal Tangerang yang memperkuat UMS itu menjadi andalan Persija.

    Surya masuk UMS pada 1958 dan terpilih masuk Persija saat dilatih drg. Endang Witarsa. Ia membawa Persija juara pada Kompetisi PSSI 1964 dengan tanpa terkalahkan dan Surya yang mengawal lini belakang dan tengah ‘Si Merah-Putih’.

    BACA JUGA: Survei Charta Politika: Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto, Publik Kecewa
    2. Anjas Asmara

    Anjas Asmara ngetop pada jamannya, yakni era 1970an. Anjas mengenakan nomor punggung 10 dan menjadi bintang lapangan Persija.

    Selain sebagai pesepak bola, Anjas juga pernah membidangi seni peran dengan bermain film era itu. Dengan wajahnya yang tampan dan rambut gondrong, banyak fans Persija menyamakan dirinya dengan George Best.

    Advertisement

    Anjas mengantarkan Persija juara pada kompetisi PSSI 1973 dan 1979. Ia berasal dari klub Jayakarta yang juga klub elite Internal Persija.

    BACA JUGA :  Persija Jakarta Kedatangan Rizky Ridho di Latihan Hari Keempat
    BACA JUGA: Sejarah Pelita Jaya, Klub Raya dengan Sederet Bintang Kelas Dunia
    3. Luciano Leandro

    Pemain asal Brasil ini masuk Persija setelah dibeli dari PSM Makassar pada 1998. Wajahnya yang mirip artis ‘Bucek Deep’ itu gampang dikenali oleh para fans Persija.

    Luci membawa Persija juara pada Liga 1 2001. Ia menjadi pemain penting Persija saat itu dan masih menjadi andalan Macan Kemayoran hingga 2003.

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Advertisement

    Trending