Connect with us

    Politik

    Marc Klok dan 6 Pesepak Bola yang Pernah Membela Persib dan Persija

    Published

    on

    Persib dan Persija

    IndoJurnal – Persija Jakarta dan Persib Bandung merupakan klub yang saling berseteru di era modern. Namun, ada banyak pemain yang pernah membela kedua klub tersebut.

    Pertandingan Persija vs Persib selalu ramai, terutama rivalitas antar suporternya. Selain itu persaingan dua kota besar, Jakarta dan Bandung dalam segala bidang juga cukup membantu ‘panas’nya pertandingan ini.

    Pada era 1980an, keduanya sudah memiliki tradisi rivalitas yang kental. Namun, rivalitas tersebut hanyalah 90 menit saja tidak lebih.

    Saat ini, kedua suporter Jakarta dan Bandung juga sudah saling bertemu. Mereka saling menjaga bus pemain lawan agar aman saat bertanding baik di Jakarta ataupun Bandung.

    Para suporter sepakat bahwa rivalitas yang sebenarnya terjadi hanya dalam waktu 90 menit saja dan tidak lebih dari itu.

    Advertisement

    Nah, kembali lagi soal pemain siapa yang pernah membela Persija dan Persib, ada baiknya kamu terus berada di sini untuk membaca pemain-pemain yang pernah memakai seragam merah dan biru dalam sejarah.

    BACA JUGA: Gerindra Terus Menanjak, NasDem Terancam Gagal ke Senayan

    Berikut ini 7 pemain yang pernah membela Persib dan Persija

    1. Thio Him Tjian

    Him Tjian adalah pemain asli Persija yang pernah berseragam Persib. Him Tjiang adalah bintang Persija pada era 1950an dan pernah membawa ‘Si Merah-Putih’ juara Kompetisi PSSI 1954.

    Selepas membela Persija, Him Tjiang merantau ke Bandung karena melanjutkan studi kedokterannya. Di Kota Kembang, Him Tjiang membela Persib di kompetisi resmi tapi tak pernah merasakan juara seperti saat di Jakarta.

    2. Yudi Guntara

    Nama Yudi Guntara lebih dikenal di Persib pada era 1980-an. Jelas saja, karena Yudi adalah asli Bandung yang masa juniornya dihabiskan di Persib. Ia merantau ke Jakarta karena melanjutkan studinya di Perbanas.

    BACA JUGA :  Pemain Brasil Ini Follow Persija, Bakal Perkuat Macan Kemayoran?

    Selain studi, ia juga membela Perbanas di Kompetisi Persija di Menteng. Karena permainannya yang apik, Yudi sempat membela Persija dalam kompetisi Perserikatan PSSI.

    Advertisement

    Namun, tak lama setelah selesai studinya, Yudi kembali ke Persib dan membawa Maung Bandung juara di Liga Indonesia 1994.

    3. Atep

    Atep memulai karier profesionalnya di Persija. Sebelumnya, ia adalah andalan Persib U-18 di Piala Soerati dari klub internal Persib, PS UNI. Ia bersama Erpina membawa Persib U-18 juara Soeratin tahun 2002.

    Namun, ia malah memulai karier di Persija. Ia cukup lama membela Persija dan bahkan nyari mengantarkan Macan Kemayoran juara Liga Indonesia pada 2006 dan 2007.

    Tapi pada 2008, Atep kembali ke Persib dan bahkan dalam perjalanannya, ia membawa Persib juara Liga Indonesia 2014.

    BACA JUGA: Glory Glory Ganjar Presiden! Bergema Lantang di Halaman Gelora Bung Karno
    4. Budiman

    Banyak yang mengira sosok Budiman kapten Persija 2001 adalah Budiman Yunus. Padahal nama terakhir adalah pemain Persija 1980an dan tidak pernah bermain untuk Persib.

    Advertisement

    Ya, Budiman adalah kapten Persija saat Macan Kemayoran juara Liga Indonesia 2001. Setelah juara, dirinya pulang ke Persib dan gagal mengantarkan timnya juara.

    Saat ini, Budiman menjadi asisten Persib dan juga masih aktif berkumpul dengan mantan-mantan pemain Persija tahun 2001.

    5. Fabiano Beltrame

    Fabiano Beltrame sebelumnya adalah idola para Jakmania, suporter Persija. Ia adalah kapten tim yang mampu membimbing skuad muda Persija dalam menghadapi kerasnya kehidupan di Liga Indonesia.

    BACA JUGA :  Mauro Fernandez Diisukan Merapat ke Persija Jakarta

    Tapi setelah kontraknya selesai di Persija pada 2014, Fabiano tiba-tiba masuk Persib pada tahun 2019. Sebelumnya ia membela Arema Cronus dan Madura United. Di Persib, Fabiano tak mampu mengantarkan timnya juara.

    6. Maman Abdurrahman

    Maman’ Yang Sopan’ Abdurrahman merupakan putra asli Caman, Jakarta Timur. Ia pernah membawa Persijatim Jakarta Timur juara Piala Soeratin 2000 usai mengalahkan Persija Jakarta di final. Ia pun memulai karier pro-nya di Persijatim sebelum sukses di PSIS.

    Advertisement

    Usai dari PSIS, Maman hijrah ke Persib. Di sana, Maman lumayan menjadi andalan lini belakang Persib. Sayangnya, ia gagal membawa Persib juara sebelum akhirnya ia memutuskan ke Persija.

    Di Persija, Maman dekat dengan rumah. Meski terbilang veteran, Maman bisa membawa Persija juara Liga 1 pada musim 2018. Hasil yang indah karena Maman berhasil juara bersama Persija di Jakarta, rumahnya.

    BACA JUGA: Ridwan Kamil Sosok Tepat untuk Ganjar dan Prabowo, Ini Alasannya!
    7. Marc Klok

    Marc Klok adalah nama terakhir dari sekian banyak pemain yang pernah membela Persija dan Persib. Ia pergi meninggalkan Persija dengan baik-baik karena isunya ada gaji yang macet.

    Namun kepergiannya sempat tak diterima fans Persija. Pasalnya, ia memilih nyebrang ke Persib yang merupakan rival. Di Persib, Klok adalah andalan lini tengah dan tengah berjuang untuk bisa membawa Persib juara.

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Advertisement

    Trending