Connect with us

    Berita

    PDI Perjuangan Ingin Ganjar-Mahfud Kembalikan Gagasan Revolusi Mental

    Published

    on

    Gagasan Revolusi Mental

    IndoJurnal – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD ingin mengembalikan gagasan revolusi mental yang 10 tahun lalu diserukan sebagai fondasi pembangunan Indonesia.

    “Kini, kami pakai sebagai modal kami menuju Indonesia Emas 2045. Kami pakai fondasi ‘Menuju Indonesia Unggul’,” kata Said dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (27/11/2023).

    Hal itu dapat dilihat dalam visi dan misi Ganjar-Mahfud, di mana sebagian besar urusannya membangun manusia Indonesia agar menjadi manusia unggul. Menurut Said, menjadi manusia unggul adalah pesan utama dalam pembangunan.

    Dia menegaskan jati diri kepribadian bangsa perlu dinyatakan secara lugas.

    Sebab, menurut dia, semua nilai-nilai luhur bangsa harus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, antikorupsi, produktif, inovatif, mandiri, patuh pada etika dan hukum, menghargai perbedaan dan kebebasan, emansipasi perempuan, serta melindungi minoritas.

    Advertisement

    Semua nilai itu, lanjut Said, harus menjadi roh bagi setiap gerak pembangunan Indonesia di semua bidang tanpa disimpan. Dia juga menilai kondisi tersebut merupakan jalan kebudayaan menuju manusia unggul.

    “Paling mula harus menjadi praktik hidup dan contoh nyata bagi seluruh para penyelenggara negara. Kami yakin jika seluruh penyelenggara negara bisa melaksanakan nilai-nilai tersebut pada gerak hidupnya sehari-hari, maka hal itu akan memantul lebih luas menjadi jiwa bangsa,” jelasnya.

    BACA JUGA :  Jokowi Singgung Politik Banyak Drama, Ganjar Pranowo: Saya Adu Gagasan!

    Dengan penghayatan total atas nilai-nilai luhur itu, maka seluruh potensi pembangunan nasional akan lebih mudah diorganisasi untuk menopang cita-cita pembangunan.

    Oleh karena itu, keteladanan pemimpin nasional yang menyebar ke seluruh level penyelenggara negara akan menjadi energi penggerak penting bagi pembangunan.

    Said menambahkan kekuatan gotong royong dengan penghayatan atas jiwa bangsa akan mampu menopang upaya untuk menaikkan pendapatan per kapita, menurunkan tingkat kemiskinan, membuka lapangan kerja, meningkatkan partisipasi pendidikan, meningkatkan harapan hidup rakyat, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi, talenta anak anak bangsa yang hebat, menempuh jalan ekonomi hijau, serta menjadikan poros maritim dunia.

    Advertisement

    Gerakan pembangunan bukan semata-mata agenda dan urusan Pemerintah, melainkan rakyat akan merasa memiliki cita-cita itu.

    Nalar itulah, menurut Said, yang luput pada pembangunan Indonesia selama ini, karena semua agenda pembangunan dipahami dan hanya diformulasikan secara teknokrasi.

    “Teknokrasi sangat penting karena memandu kalkulasi dan mitigasi. Namun, sama pentingnya adalah rasa kepemilikan rakyat atas agenda pembangunan,” ujar Said.

    Ganjar-Mahfud Mulai Kampanye Terbuka dari Barat dan Timur Indonesia

    Pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah mempersiapkan rencana kampanye dari wilayah barat dan timur Indonesia dengan titik akhir berada di wilayah tengah Indonesia.

    BACA JUGA :  Penghujung Masa Bakti, Kabinet Indonesia Maju Janji Berikan Pelayanan Optimal

    Meski demikian baik Ganjar maupun Mahfud belum buka suara mengenai kota mana yang akan menjadi titik start maupun finish rangkaian kampanye nasional tersebut.

    “Ya Insyaallah saya akan menyiapkan, mungkin saya dari timur, Pak Mahfud dari barat Mungkin kita akan bertemu di tengah. Ya sudah, pokoknya dari Indonesia paling timur dan paling barat,” kata Ganjar usai menghadiri acara Senam Sehat di Pontianak, Kalimantan Barat pada Minggu (27/11/2023).

    Advertisement

    Namun Ganjar enggan berkomentar apakah timnya telah menyiapkan strategi khusus dalam kampanyenya.

    Saat ditanya soal target pemilu di Kalimantan Barat, Ganjar mengatakan hal itu akan terlebih dulu dirapatkan dengan partai pengusung, relawan dan kelompok masyarakat.

    “Seluruh partai pengusung akan membicarakan termasuk suara-suara daerah dan relawan termasuk kelompok-kelompok masyarakat. Kami untuk kuantitas akan kita serahkan, tapi yang penting adalah kawan-kawan bisa kompak, bisa bergerak bersama-sama,” ujarnya.

    Lebih lanjut Ganjar juga berharap pemilu bisa berjalan lancar dan masyarakat Kalbar tidak ada yang golput dan bersedia menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon presiden-calon wakil presiden sesuai dengan hati nuraninya.

    “Sehingga proses pemilunya lancar pada saat hari pencoblosan mereka semua menggunakan hak pilihnya,” kata Ganjar.

    Advertisement
    Baca Berita IndoJurnal di Google News

    Trending