Connect with us

    Berita

    PKS Baru Sadar Formula E Rugi, Ade Armando: Kemana Aja Bro!

    Published

    on

    Formula E

    IndoJurnal – Politisi PSI Ade Armando mengkritik sikap PKS yang baru menyadari terjadinya kerugian pada penyelenggaraan Formula E.

    “Kenapa PKS baru sadar sekarang,” cuit Ade Armando di akun Twitter-nya, dikutip Sabtu (29/7/2023).

    Ade Armando menyebut, bahwa proyek Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara tersebut sejatinya hanya jadi ajang untuk membuang-buang anggaran provinsi.

    “Ini memang proyek buang duit, Bro! Dari awal! Kita harus bayar 635 Milar untuk commitment fee,” tulis Ade.

    Bahkan, kata Ade Armando, jumlah kerugian yang harus ditanggung oleh pihak penyelenggara bakal membengkak setiap tahunnya. “Setiap tahun makin bengkak kerugiannya. Tahun-tahun kemarin PKS kemana aja?,” jelasnya.

    Advertisement

    Jakpro alami kerugian

    PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dikabarkan merugi hingga ratusan miliar akibat penyelenggaraan Formula E Jakarta 2023. Kabar itu disampaikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Suhud Alynudin.

    BACA JUGA :  Kilau Liga Arab Saudi: Perang Bintang Dunia di Klub Kaya Raya

    Berdasarkan catatannya, Formula E 2023 telah menghabiskan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) dan operational expenditure (opex) sebesar Rp129 miliar, namun pendapatan yang diperoleh hanya Rp25 miliar.

    “Ini rugi ratusan miliar. Mohon dikoreksi kalau salah,” kata Suhud dalam rapat di Gedung DPRD DKI.

    Menurut Suhud, gelaran Formula E ini harusnya mendulang keuntungan lebih, bukan sebaliknya malah merugi. Sebab, acara ini resmi didukung penuh oleh pihak BUMN.

    “Setahu saya kegiatan ini dapat dukungan penuh dari BUMN, dari pusat, tapi kenapa tetap rugi. Kalau dibandingkan dengan pelaksanaan pertama, Jakpro mengumumkannya untung,” terang Sahud.

    Advertisement
    Baca Juga: Ekuador Penghasil Penis Terpanjang, Indonesia Urutan Berapa?

    Sementara itu, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan, laporan keuangan Formula E 2023 masih dalam tahap proses audit.

    “Terkait Formula E sedang dilakukan proses audit untuk penyelesaiannya,” kata Iwan.

    BACA JUGA :  Dugaan Praktik Mafia Tanah di PIK 2, Fajar Gora Lapor ke Menteri!

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono mengungkapkan, bahwa sejauh ini kontribusi pendapatan dari Formula E 2023 belum terlihat.

    “Meskipun penyelenggaraan ini dilakukan secara baik, kontribusinya masih belum terlihat,” ujar Joko.

    Kendati begitu, Joko mengharapkan pagelaran Formula E 2023 dapat meningkatkan pendapatan daerah. Salah satunya dari sektor ekonomi, adanya tambahan pendapatan dari sisi pajak tiket.

    Advertisement

    “Target tentu perekonomian, misalnya dengan banyaknya penonton maka pajak yang masuk ke daerah juga banyak,” pungkasnya.

    Sumber : Berbagai Sumber

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending