Connect with us

    Olahraga

    Rekor Baru! 10 Pemain Aboard Timnas Indonesia di FIFA Mathday

    Published

    on

    Pemain Aboard

    IndoJurnal – FIFA Matchday edisi 19 Juli mencatatkan sejarah sendiri bagi Indonesia, itu karena Skuad Garuda berkesempatan melawan Argentina yang merupakan tim peringkat satu dunia.

    Tapi bukan cuma soal lawannya, laga ini juga menjadi catatan tersendiri karena Shin Tae-yong selaku pelatih kepala membuat keputusan yang tak biasa.

    Pelatih asal Korea Selatan itu dengan sengaja memanggil 10 pemain abroad atau pemain yang berkarir di luar negeri untuk memperkuat tim. Jumlah itu terbilang banyak, sebab dalam tim yang disiapkan melawan Argentina sang pelatih total memanggil 26 pemain.

    Dengan komposisi skuadnya kala itu, berarti Shin Tae-yong mengambil 40 persen kuota untuk diisi pemain abroad Indonesia. Dari 10 pemain yang dipanggil, fakta menunjukkan ada 4 pemain yang berkompetisi di Asia.

    Keempat pemain yang berkompetisi di Asia itu terdiri dua nama yang tampil di Liga Super Malaysia, sementara sisanya di Kasta kedua Jepang (J2 League) dan kasta kedua Korea Selatan (K League 2).

    Advertisement

    Sementara 6 nama pemain abroad sisanya adalah mereka yang meniti karir di Eropa. Jumlah itu terbagi menjadi, dua pemain yang tampil di kasta pertama dan kasta kedua Belgia, dua lainnya di kasta kedua Belanda, satu di kasta tertinggi Norwegia, serta satu sisanya di kasta ketiga Inggris.

    Berikut ini 10 pemain abroad timnas Indonesia:

    1. Saddil Ramdani (Sabah FC)

    Saddil Ramdani pertama kali hijrah ke Malaysia di tahun 2021. Sebelumnya ia sempat membela Bhayangkara FC. The Guardians kemudian sepakat melepas Saddol ke Sabah FC dengan status bebas transfer pada 6 Februari 2021.

    BACA JUGA :  Tanpa Lionel Messi, Timnas Argentina Sudah Tiba di Jakarta

    Momen perpindahan Saddil ke Malaysia terbilang cukup panjang, sebab saat itu pandemi Covid-19 merebak dan membuat perjalanan antar negara dibatasi dengan ketat.

    2. Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim)

    Jordi Amat sejatinya bukan pemain asli berdarah Indonesia, ia mendapatkan status warga negara setelah melewati proses naturalisasi dari kewarganegaraan Spanyol pada 2022 lalu.

    Tapi setelah menyandang status warga Indonesia, ia bermain untuk klub Malaysia Johor Darul Takzim di tahun pertamanya sebagai WNI hingga saat ini.

    Advertisement

    3. Pratama Arhan (Tokyo Verdy)

    Pratama Arhan merupakan pemain asli Indonesia kelahiran Blora, Jawa Tengah yang kemudian masuk dalam daftar pemain abroad Indonesia.

    Sempat membela PSIS Semarang di tahun 2020, Arhan kemudian resmi dipinang klub kasta kedua Jepang (J2) Tokyo Verdy di tahun 2022. Menempati posisi bek, Arhan diminati klub luar lantaran punya kelebihan lemparan kedalam yang mematikan.

    Pemain Aboard

    Pratama Arhan, salah satu pemain aboard di Timnas Indonesia.

    4. Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons)

    Gelandang bertahan satu ini juga merupakan pemain asli Indonesia yang kemudian memilih berkarir di luar Tanah Air.

    Sempat membela PSM Makassar dari tahun 2017-2021, Asnawi kini bergabung di klub Korea Selatan, Jeonnam Dragons dimana pada 2021-2023 ia juga membela Ansan Greeners.

    5. Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)

    Marselino adalah pesepakbola asli Indonesia yang bermain di posisi gelandang serang. Ia sempat memperkuat Persebaya Surabaya di tahun 2021-2023, tapi kemudian pindah ke .M.S.K. Deinze dengan durasi kontrak satu setengah tahun pada 1 Februari lalu

    6. Sandy Walsh (KV Mechelen)

    Sandy Walsh masuk sebagai pemain abroad setelah melewati fase naturalisasi dari kewarganegaraan Belanda. Kendati telah menyandang status WNI, tapi ia belum pernah tampil membela klub lokal. Sejak berstatus warga Indonesia, Wals berseragam KV Mechelen.

    Advertisement

    7. Shayne Pattynama (Viking FK)

    Sama seperti nama sebelumya, Pattynama juga merupakan pemain yang berstatus naturalisasi dari Belanda. Proses pindah kewarganegaraannya rampung pada 24 Januari 2023. Sebelumnya hingga telah berganti warganegara, Shayne membela klub Viking FK.

    BACA JUGA :  Menebak Arah Widodo C Putro, Memilih Madura United daripada Persija?

    8. Elkan Baggott (Ipswich Town)

    Elkan William Tio Baggott juga merupakan seorang pemain sepak bola profesional berkewarganegaraan Indonesia setelah melewati proses naturalisasi.

    Menempati posisi bek tengah, Elkan Baggot yang masih berusia 20 tahun ini merupakan pemain yang membela klub EFL League One Cheltenham Town meski berstatus pinjaman dari klub asalnya Ipswich Town.

    Pemain Aboard

    Elkan Baggott, salah satu pemain aboard di Timnas Indonesia.

    Baca Juga: Persija Tumbang di Markas Persita, Ini Evaluasi dari Thomas Doll

    9. Ivar Jenner (Jong Utrecht)

    Masih masuk daftar pemain naturalisasi, Ivar Jenner sebelumnya sempat bermain untuk IJsselstein yang berbasis di akademi IJFC dan Ajax sebelum pindah ke Utrecht pada tahun 2016.

    Dia kemudian menandatangani kontrak profesional pertamanya pada Mei 2021 di Jong Utrech meski naturalisasinya sebagai WNI rampung pada Mei 2023 bersama Rafael Struick

    10. Rafael Struick (ADO Den Haag)

    Rafael William Struick lahir 27 Maret 2003 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai penyerang untuk klub Eerste Divisie ADO Den Haag.

    Advertisement

    Lahir di Belanda, ia bermain untuk tim nasional Indonesia setelah naturalisasinya rampung pada Mei 2023 bersama Ivar Jenner.

    Sumber: Berbagai Sumber

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending