Connect with us

    Berita

    Romanstisme ala Prabowo, Anies dan Ganjar di Panggung Apeksi

    Published

    on

    Rakernas Apeksi

    IndoJurnal – Tiga bakal calon presiden (Bacapres) berada dalam satu panggung pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (13/7/2023).

    Ketiga bacapres tersebut yakni, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo. Kehadiran ketiga bacapres dalam Rakernas Apeksi bukan tanpa tujuan.

    Mereka diundang untuk beradu gagasan dalam diskusi panel Indonesia dan tantangan pembangunan kota di masa depan.

    Ketua Apeksi Bima Arya mengatakan, Rakernas Apeksi mengusung tiga gagasan utama, yakni konsistensi asosiasi mengawal ekonomi, konsolidasi menghadapi tahun politik 2024, dan fokus pembangunan untuk terus berlanjut.

    Terkait Indonesia 2045, Bima mengatakan bahwa generasi saat ini sudah harus disiapkan untuk kelak jadi pemimpin termasuk memimpin kota. Karena itu, salah satu rangkaian acara Apeksi adalah kemah pemuda, dengan utusan-utusan pemuda dari berbagai kota turut diundang.

    Advertisement

    “Generasi Z inilah yang kelak akan jadi pemimpin hingga gagasan dan ide-ide kreatif mereka tentang kota juga harus didengar,” kata Bima.

    Mengenai Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti, Bima mengatakan, bahwa saat perhelatan tersebut hanya tersisa sembilan wali kota definitif. Sisanya akan dijabat oleh penjabat.

    “Kami meminta Apeksi dilibatkan dalam pengusulan penjabat agar pelaksanaan pemilu ataupun pilkada nanti bisa bersih tanpa disusupi agenda politik,” ujarnya.

    Meriah saat sesi tanya jawab

    Bacapres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo memaparkan gagasannya untuk Indonesia ke depan yang lebih baik di depan 98 Wali Kota se-Indonesia.

    Sesi pemaparan gagasan dan tanya jawab terhadap Ganjar dalam Rakernas APEKSI tersebut berlangsung sekitar satu jam lebih.

    Advertisement

    Ada dua orang wali kota yang ditunjuk sebagai penanya, yakni Komisariat 3 Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid dan Komisariat 5 Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

    Saat Wali Kota Pekalongan, Jawa Tengah bertanya, Ganjar Pranowo pun sempat melihat melontarkan candaan. “Ini apa sebenarnya. Tanya jawab. Ini Wali Kota saya. Yang ditanya Gubernurnya,” canda Ganjar.

    BACA JUGA :  Mendengar Lagu Tulus 'Hati-hati di Jalan', Kim Young-dae Merasa Sedih

    Ganjar Pranowo mendapat kesempatan pertama memaparkan gagasannya.

    “Pak Gubernur (Ganjar Pranowo), satu kata untuk Pak Prabowo Subianto dan Mas Anies Baswedan,” tanya Bima Arya kepada Ganjar sebelum memaparkan gagasannya.

    “Senior (Prabowo), dan teman (Anies),” jawab Ganjar.

    Advertisement

    Pertanyaan sama juga diajukan kepada Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut yang mendapat giliran kedua memaparkan gagasannya.

    “Patriot (Prabowo), sahabat lama (Ganjar),” ucap Anies Baswedan.

    Menteri Pertahanan, yang diusung Partai Gerindra sebagai bacapres, Prabowo Subianto pada kesempatan ketiga juga disodorkan pertanyaan yang sama.

    “Profesor (Anies), gubernur (Ganjar),” tegas Prabowo.

    Adu gagasan tiga Bacapres

    Ganjar Pranowo

    Dukung program infrastruktur Presiden Jokowi, Ganjar berpendapat proyek-proyek infrastruktur yang telah dibangun sangat memberi dampak yang bagus bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

    Advertisement

    “Infrastruktur yang dibangun oleh Pak Presiden Jokowi mesti bisa dibereskan dan dituntaskan. Added value-nya ada di sana kok,” kata Ganjar.

    Kemudian menurut Ganjar, pemindahan Ibu Kota Negara yang tengah digagas oleh Presiden Jokowi dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan sebagai bukti mimpi Indonesia di masa depan.

    Terlebih, kata Ganjar, pemindahan ini tak sekadar memindahkan fisik melainkan juga mengubah perilaku dan mindset masyarakat Indonesia.

    “Harapannya, biasanya kalau gulanya ditaruh di situ, semutnya akan datang. Maka kemudian apa yang diusulkan tadi bagaimana Kalimantan dikelola, saatnya kita berbicara,” kata Ganjar

    Ganjar juga berjanji untuk serius memberantas korupsi jika kelak terpilih sebagai presiden pada 2024 nanti. Menurutnya, masyarakat harus yakin dengan pemerintah yang akan membersihkan karakter-karakter korupsi dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

    Advertisement

    “Semua pasti setuju dan kita akan serius soal itu,” tegasnya.

    Rakernas Apeksi

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan pidato saat Rakernas Apeksi.

    Anies Baswedan

    Anies memastikan, jika dirinya terpilih sebagai Presiden pada Pemilu 2024 akan senantiasa melanjutkan pembangunan IKN di Kalimantan.

    BACA JUGA :  PDIP Memanas! Effendi Simbolon Sebut Prabowo Pemimpin Andal

    “Bila ini adalah rencana baik pasti jalan terus,” kata Anies.

    Mengenai hal itu, Anies mengaku heran kerap ditanya sikapnya terhadap IKN ketimbang soal harga pangan hingga subsidi bahan bakar minyak.

    “Heran, kok IKN selalu ditanyakan ya?,” ujarnya.

    Anies menilai, seharusnya ada instansi khusus yang membuat standar pembangunan perkotaan. Mulai dari standar pengelolaan sampah hingga penyediaan kebutuhan air bagi warga.

    Advertisement

    “Tidak diperhatikan sebagai sebuah klaster khusus kawasan perkotaan sehingga kementerian-kementerian itu program-programnya tidak terkoordinir untuk perkotaan, tetapi kalau pedesaan ada kementeriannya,” terangnya.

    Anies juga menyinggung masih adanya kemiskinan ekstrem masih terjadi pusat pemerintahan negara, yakni di DKI Jakarta.

    Menurutnya, kesenjangan sosial di ibu kota sangat tinggi dan perlu dibereskan terlebih dahulu dari pada permasalahan lain. “Jadi, ketimpangan di kota-kota kita itu ketimpangan yang harus dibereskan agak awal,” ucapnya.

    Baca Juga: Airlangga Hartanto Terancam, Bahlil Lahadalia Siap Pimpin Golkar?

    Prabowo Subianto

    Prabowo menilai, kebijakan hilirisasi Jokowi berhasil menaikkan pendapatan Indonesia. Sebagai contoh, hilirisasi nikel yang mampu menaikkan pendapatan hingga 20 kali lipat.

    Selain itu, hilirisasi kelapa sawit yang berhasil meningkatkan pendapatan Indonesia melompat 79 kali lipat.

    Advertisement

    “Strategi pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah di bawah kepemimpinan Pak Joko Widodo sudah benar dan saya bertekad, apabila saya menerima mandat dari rakyat, saya akan teruskan strategi yang sudah benar ini,” kata Prabowo.

    Prabowo turut mengutarakan keinginannya memindahkan makam pahlawan Pangeran Diponegoro ke kampung halamannya. Makam Diponegoro hingga saat ini berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

    “Di kota ini ada makam pahlawan Pangeran Diponegoro yang dibuang dari daerah aslinya dan tidak salahnya kita berfikir apakah tidak alam yang merdeka,” ujarnya.

    “Tentunya seizin rakyat Sulsel, apakah tidak ada kita kembalikan makam Pangeran Diponegoro ke asalnya,” pungkasnya.

    Sumber : Berbagai Sumber

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Advertisement

    Trending