Connect with us

    Politik

    Sahabat Ganjar Bentuk Tim Siber untuk Fokus Gerilya di Medsos

    Published

    on

    Sahabat Ganjar

    IndoJurnal – Sebuah tim relawan beranggotakan seratus orang, dilantik sebagai bagian Tim Pantau Lacak dan Menangkan Ganjar di bawah naungan Sahabat Ganjar. Tim ini fokus pada aktivitas siber di media sosial.

    Ketua Umum Sahabat Ganjar, Gus Nahib Shodiq berharap seluruh anggota tim Sahabat Ganjar bisa memviralkan Ganjar sebagai capres 2024. Ia pun menekankan, jangan sampai ada perundungan, hoaks, dan adu domba dengan pihak lain.

    “Kita harus memperkenalkan Pak Ganjar dengan konten-konten yang sejuk, sopan-santun,” kata Gus Nahib dalam keterangan resmi, Minggu (27/8/2023).

    Ia berharap dengan image tersebut, masyarakat dapat memahami dan memilih Ganjar dalam pilpres 2024.

    Tim baru bentukan Sahabat Ganjar ini memegang tanggung jawab dalam menyampaikan pesan kunci, visi, serta setiap program Ganjar melalui media sosial.

    Advertisement

    Melalui penugasan yang bersinggungan erat dengan dinamika di dunia maya ini, tim siber tersebut memegang harapan untuk berhasil menjalankan kampanye digital secara efektif.

    Tim Pantau Lacak dan Menangkan Ganjar sudah menerima perbekalan materi dari Bonnie Triana sebagai pemateri, mengenai analisis media sosial, narasi yang efektif, maupun etika di dunia siber. Bonnie pun menilai tim ini dapat membawa nilai positif dan anti-hoaks pada pemilu mendatang.

    BACA JUGA :  Survei Charta Politika: Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto, Publik Kecewa

    Di samping itu tentu saja, tim tersebut dipercaya dapat menjadi sarana kampanye online untuk memperkenalkan Ganjar dengan cara simpatik.

    Lebih lanjut, Bonnie menjelaskan, kampanye offline dan online sama-sama penting. Apalagi bila tujuannya untuk berbagi info kepada publik dengan cara yang unik dan simpatik, terutama kaum muda.

    Sejauh ini, Dewan Pembina Sahabat Ganjar, Fahlesa Munabri menargetkan tim siber ini untuk meraup suara dari Gen-z dan kelompok milenial, yang secara khusus mendominasi pemilih tahun depan. Ia pun menyebut kampanye virtual sebagai ceruk terbesar dari milenial dan Gen-z.

    Advertisement

    “Kalau dua generasi ini  bergabung sebesar 52 persen, artinya pemilih di 2024 didominasi oleh generasi yang familiar dengan dunia digital,” katanya.

    BACA JUGA: Elektabilitas Ganjar Pranowo Meningkat Tajam, Ini Penyebabnya!

    PDI Perjuangan Juga Terjunkan Tim Khusus

    Sejalan dengan itu, PDI Perjuangan juga telah menerjunkan empat pasukan khusus demi mempertahankan predikat sebagai Kandang Banteng.

    Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto mengatakan, salah satu pasukan itu adalah Pasukan Burung Hantu.

    BACA JUGA :  Politisi PSI: Anjing Lebih Layak Kibarin Merah Putih daripada Koruptor

    Bambang Wuryanto yang juga akrab disapa Bambang Pacul ini menjelaskan, PDI Perjuangan mengadopsi strategi catenaccio dari tim sepakbola Italia, untuk memenangkan Jawa Tengah. Strategi yang sama juga digunakan sekaligus untuk taklukkan Pemilu 2024.

    “Kalau dapat serangan gimana? Pakai Italia, catenaccio,” kata Bambang, Kamis (24/8/2023).

    Advertisement

    Catenaccio merupakan strategi tim sepakbola Italia yang mengedepankan pertahanan. Untuk menggunakan strategi ini, PDI Perjuangan mengerahkan empat pasukan. Berikut ini nama dan tugas masing-masing pasukan.

    Pasukan Komandante:
    Bertugas melakukan penjagaan sesuai zonasi. Pasukan ini menjadi komandan teritori elektorial dan berperan sebagai sistem gerendel utama, dilengkapi gerendel tambahan.

    Pasukan Burung Hantu:
    PDI Perjuangan menugaskan 600 personel yang tergabung dalam pasukan ini, untuk melaporkan situasi politik terkini.

    Pasukan Gorong-gorong:
    Pasukan ini bertugas membereskan segala sesuatu yang masuk ke wilayah tempur PDI Perjuangan.

    Pasukan Riang Gembira:
    Seperti namanya, pasukan ini merupakan barisan sehat dan gembira. Bambang pun mengibaratkannya seperti kehadiran tepuk tangan pada pertandingan, agar tidak tegang.

    Advertisement

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Trending