Connect with us

    Politik

    WNA di Bali Bikin Ulah Lagi! Aniaya dan Ancam Warga dengan Pisau

    Published

    on

    WNA di Bali Bikin Ulah

    IndoJurnal, Denpasar – Warga Negara Asing (WNA) di Bali kembali bikin ulah. Pelaku dengan inisial RJD (37 tahun) tersebut mengancam serta melukai warga dengan menggunakan pisau.

    Akibat tindakannya tersebut, Kepolisian Sektor Denpasar Selatan langsung menangkap RJD. Kini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku.

    Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, menyebut kejadian bermula saat RJD datang ke Cafe Diamon di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan.

    Korban dengan inisial WO (20 tahun), menceritakan kejadiannya kepada Bambang. Ia mengatakan kalau RJD datang ke kafe sekitar pukul 23.30 WITA.

    BACA JUGA: Digital Saving BRI, Layanan Perbankan yang Memudahkan Nasabah

    “Selang 30 menit pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau yang disimpan dalam saku celana miliknya, lalu mengancam korban untuk tidak pergi kemana-mana,” kata Bambang.

    Advertisement

    Kemudian pelaku mengunakan pisau tersebut untuk menggores kaki kiri korban. Hingga akhirnya WO berhasil kabur setelah RJD lengah.

    BACA JUGA :  Golkar Inginkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar, Koalisi Indonesia Maju Terbelah?

    Korban langsung meminta pertolongan kepada karyawan kafe. Namun pelaku malah semakin emosi dengan mengejar korban dan merusak beberapa meja yang ada di kafe.

    “Pelaku juga sempat mengacungkan pisau kepada semua pengunjung kafe, sehingga terjadi keributan,” terang Bambang.

    Menurut Bambang, kini pelaku terancam dijerat Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 dan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. Serta Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 12 tahun.

    BACA JUGA: Daftar BPJS Online Kini Semakin Mudah dan Praktis
    WNA di Bali Jadi Sorotan

    WNA di Bali saat ini sedang menjadi sorotan karena banyak yang melanggar peraturan. Mulai dari tidak memakai helm, melanggar lalu lintas, menyalahi izin tinggal hingga tindakan kriminalitas lainnya.

    Advertisement

    Terkait kondisi ini pemerintah Indonesia berupaya untuk pajak turis. Nantinya dengan adanya pajak turis, pemerintah berharap wisatawan yang datang akan lebih selektif lagi.

    BACA JUGA :  Mau Liburan ke Pantai Nusa Dua? Ini 6 Pilihan Objek Wisatanya
    BACA JUGA: Butuh Hiburan di Televisi? Langsung Aktivasi Nex Parabola

    Apalagi Bali selama ini dikenal sebagai destinasi liburan yang murah dibandingkan dengan negara lain. Dengan adanya pajak maka Bali akan menjadi lebih mahal dan uangnya bisa jadi pemasukan bagi provinsi.

    Pemasukan itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur ataupun pengembangan pariwisata di Bali. Sehingga penerapan pajak turis penting untuk segera dilakukan.

    Follow Berita IndoJurnal di Google News

    Advertisement

    Trending